HARIAN JEJAK

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Selasa, 09 Juni 2026

*Kapolres Pasaman Barat Menggelar Kegiatan Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah di Kecamatan Kinali*

 


HARIANJEJAK, pasamanbarat, (SUMBAR)|– Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menggelar kegiatan sosial berupa peresmian peletakan batu pertama program bedah rumah milik seorang warga kurang mampu di Kampung Paju Anggang, Jorong Famili Koto Panjang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (9/6/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, PJ Wali Nagari Anam Koto Utara Hendri Fiterson, Bamus Nagari Anam Koto Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Kinali.


Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menyampaikan bahwa program bedah rumah yang dilaksanakan merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80.


“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 guna membantu masyarakat yang kurang mampu melalui program bedah rumah,” ujar Kapolres.


Program bedah rumah tersebut ditujukan kepada Nenek Kartini yang saat ini berusia sekitar 80 tahun. Ia tinggal bersama dua orang cucunya yang masih berusia delapan tahun dan tiga tahun, yang merupakan anak yatim. Selama ini, Nenek Kartini menempati rumah yang sudah tidak layak huni sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

Melalui program tersebut, rumah milik Nenek Kartini akan dibangun ulang dengan ukuran 8 x 6,5 meter agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi keluarga tersebut.


Kapolres menjelaskan, proses pembangunan rumah diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Pengerjaannya melibatkan personel Polsek Kinali yang berkolaborasi dengan unsur Forkopimca serta seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kampung Paju Anggang.


“Pengerjaan rumah ini diperkirakan memakan waktu sekitar tiga minggu. Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membantu dan bergotong royong sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” jelasnya.


Menurut Kapolres, program bedah rumah ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata.


AKBP Agung berharap, setelah rumah tersebut selesai dibangun, keluarga Nenek Kartini dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, nyaman dan aman. Selain itu, kegiatan sosial ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Dengan adanya kegiatan kemanusiaan Polri Berbagi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat serta menumbuhkan rasa solidaritas dan kebersamaan dalam mewujudkan harkamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.


Kegiatan bedah rumah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “Tahun Mengabdi Untuk Masyarakat”, sejalan dengan berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Pasaman Barat.

Melalui kegiatan positif seperti bedah rumah ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan harmonis bagi seluruh warga. Semangat Bhayangkara diharapkan terus hadir dalam setiap langkah pengabdian Polri untuk menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(HumasResPasbar)


Jumat, 05 Juni 2026

*Polres Pasaman Barat Bersama Pemda dan Pertamina Gelar Sidak Distribusi BBM Bersubsidi di Sejumlah SPBU*

 


HARIANJEJAK, pasaman barat, (SUMBAR)|- Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka penertiban pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Tim Satgas BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (4/6/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pasaman Barat Kompol Farel Haris dan melibatkan unsur pemerintah daerah, kejaksaan, Pertamina, serta jajaran Polres Pasaman Barat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperindag Pasaman Barat Agusli, Kabid Koperindag Iskandar, Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Saparuddin, Kasubsi Penuntutan, Eksekusi dan Eksaminasi Christofer Pratama, Kasat Intelkam Polres Pasaman Barat AKP Boby Sandra, Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, Kanit Paminal Ipda Algino Ganaro, serta Chekher SBM 1 BBM Pertamina Wilayah Sumbar Suroto H. Prayogo.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag Ops Kompol Farel Haris menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap kelangkaan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.


Menurutnya, sidak tersebut merupakan respons langsung atas keluhan masyarakat yang ramai diperbincangkan di media sosial terkait kelangkaan BBM bersubsidi, khususnya jenis solar, serta sering terjadinya antrean panjang di sejumlah SPBU.


"Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung proses distribusi BBM di lapangan sekaligus merespons keluhan masyarakat yang muncul dalam beberapa waktu terakhir. Kami ingin memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan. Saat ini kami masih sebatas memberikan imbauan dan peringatan keras kepada pengelola SPBU maupun konsumen," ujar Kompol Farel Haris.

Kabag Ops menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Kepolisian dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat serta mencegah praktik-praktik ilegal yang dapat merugikan publik.


Selain melakukan pengecekan terhadap proses distribusi BBM, tim gabungan juga memberikan imbauan kepada pengusaha SPBU agar tidak melakukan kecurangan yang dapat merugikan konsumen maupun masyarakat luas.


Dalam sidak tersebut, petugas turut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan yang sedang mengantre di SPBU. Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek QR Code dan kondisi tangki kendaraan guna mengantisipasi penggunaan tangki siluman maupun tangki modifikasi yang berpotensi digunakan untuk menyalahgunakan BBM bersubsidi.


Sementara itu, Chekher SBM 1 BBM Pertamina Wilayah Sumbar, Suroto H. Prayogo mengatakan bahwa Pertamina telah membentuk satuan tugas khusus guna mengawasi pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat sasaran.


"Kami dari pihak Pertamina sudah memberikan imbauan kepada pengusaha SPBU agar tidak memberikan BBM bersubsidi kepada kendaraan yang memiliki QR Code ganda atau melakukan pengisian BBM dalam jumlah yang tidak wajar," katanya.


Ia menjelaskan bahwa pembelian BBM subsidi telah dibatasi melalui sistem yang terintegrasi dengan QR Code. Oleh karena itu, petugas SPBU memiliki peran penting untuk melakukan verifikasi langsung terhadap pengguna QR Code saat melakukan transaksi pembelian BBM.


Di tempat terpisah, Kepala Dinas Koperindag Pasaman Barat Agusli menyebutkan bahwa kegiatan sidak tersebut dilaksanakan atas arahan langsung Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, yang meminta seluruh unsur terkait turun ke lapangan guna memastikan distribusi BBM tetap aman, lancar dan terkendali.


"Atas arahan Bapak Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, kami diminta segera melakukan pemantauan dan sidak langsung ke SPBU untuk memastikan pasokan BBM aman serta distribusinya berjalan lancar dan tepat sasaran," ujarnya.

Menurut Agusli, pemerintah daerah ingin memastikan dua hal utama dalam pengelolaan BBM di Pasaman Barat, yakni ketersediaan pasokan dan pemerataan distribusi kepada masyarakat.


"Kita ingin memastikan pasokan BBM tersedia dan pendistribusiannya benar-benar merata kepada masyarakat. Pemerintah tidak ingin masyarakat terbebani atau menjadi korban dari penyalahgunaan pengelolaan BBM di SPBU," tegasnya.


Agusli menambahkan, langkah cepat tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas distribusi energi di daerah, terlebih di tengah kondisi geopolitik global yang turut memengaruhi sektor energi dan distribusi BBM secara nasional.


Dalam sidak yang dilakukan di SPBU Batang Toman, Kecamatan Pasaman, serta SPBU Sarik, Kecamatan Luhak Nan Duo, tim gabungan menyoroti potensi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti modus lansir menggunakan jeriken tanpa izin maupun pengisian berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi tangkinya.


Petugas juga mengingatkan operator SPBU agar lebih selektif dalam melayani konsumen dan senantiasa mematuhi aturan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.


Polres Pasaman Barat menegaskan bahwa apabila di kemudian hari ditemukan adanya praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi, maka akan dilakukan penindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui kegiatan sidak tersebut, diharapkan distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Pasaman Barat dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. 

(HumasResPasbar)

Rabu, 03 Juni 2026

*Pemuda Pelaku Pencurian Rumah Dibekuk Tim Opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat*

 


HARIANJEJAK, pasaman barat. (SUMBAR)|- Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil meringkus seorang pemuda berinisial KV (23) yang diduga melakukan tindak pidana pencurian di dalam rumah. Pelaku ditangkap di Jorong Pasa Lamo, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Sabrata, S.Tr.K membenarkan penangkapan terhadap pelaku KV. Ia menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/114/V/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat/Polda Sumatera Barat tanggal 31 Mei 2026.


"Pelaku KV diduga telah melakukan aksi pencurian di dalam rumah milik korban bernama Syahriati (67)," ujar Kasat Reskrim.


Dijelaskan, peristiwa pencurian terjadi di rumah korban yang berada di Jorong Paraman, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 23.40 WIB. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah melalui atap atau loteng saat korban sedang tertidur.


Korban yang mendengar suara mencurigakan dari bagian atas rumah langsung terbangun dan melihat bayangan menyerupai tubuh manusia. Saat korban berteriak, pelaku berusaha melarikan diri dengan melompat dari loteng ke dalam rumah dan mengambil kunci kamar.


Mengetahui pelaku masih berada di dalam rumah, korban kemudian keluar melalui jendela kamar untuk meminta bantuan warga sekitar. Setelah situasi aman, korban bersama salah seorang warga memeriksa kondisi rumah dan mendapati sejumlah barang telah hilang.


"Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan dua unit handphone dan uang tunai sebesar Rp3.014.000," ungkap Iptu Agung.


Menindaklanjuti laporan korban, petugas yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim mendatangi lokasi kejadian dan memerintahkan Kanit Opsnal Ipda Algino Ganaro untuk melakukan penyelidikan. Sementara itu, Tim Identifikasi Satreskrim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan petunjuk.


Hasil penyelidikan yang dilakukan pada Selasa (2/6/2026) membuahkan hasil. Petugas memperoleh informasi dari seorang warga yang menyebutkan bahwa pelaku sempat hendak menggadaikan salah satu handphone hasil curiannya di sebuah konter handphone di wilayah Padang Tujuh.


Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal di bawah pimpinan Ipda Algino Ganaro segera melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui berada di daerah Kajai, Kecamatan Talamau.


Saat dilakukan pengejaran, pelaku diketahui menaiki sebuah bus menuju arah Talu. Petugas bersama masyarakat kemudian menghadang kendaraan tersebut. Menyadari keberadaan petugas, pelaku nekat melompat dari bus dan berusaha melarikan diri ke belakang rumah warga untuk menghindari penangkapan.


"Pelaku sempat berupaya melarikan diri, namun berkat kesigapan petugas dan bantuan masyarakat sekitar, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti," kata Kasat Reskrim.


Untuk menghindari amukan warga, petugas segera membawa pelaku ke Mapolres Pasaman Barat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit handphone merek Samsung Galaxy A73 5G dan ITEL, serta satu bilah pisau yang diduga digunakan saat melakukan aksi pencurian.


"Sedangkan uang tunai sebesar Rp3.014.000 yang diambil dari rumah korban diduga telah habis digunakan oleh pelaku," jelasnya.


Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pasaman Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 447 ayat (1) huruf e dan huruf f KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun. 

(HumasResPasbar)

*Antisipasi Aktivitas PETI, Petugas Gabungan Menggelar Patroli Ke Kecamatan Gunung Tuleh*

 


HARIANJEJAK, pasaman barat. (SUMBAR) |- Dalam upaya menekan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Polres Pasaman Barat Polda Sumatera Barat terus menggencarkan patroli rutin dan penyisiran ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi area aktivitas tambang emas ilegal. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Senin (1/6/2026) hingga Selasa (2/6/2026) di wilayah Kecamatan Gunung Tuleh.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik mengatakan, patroli tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata bersama Kanit Tipidter Aipda Ilva Yanarida. Kegiatan itu juga melibatkan 20 personel gabungan dari Satreskrim Polres Pasaman Barat yang didukung personel Polsek Gunung Tuleh.


“Patroli ini kita laksanakan secara rutin untuk mempersempit ruang gerak para pelaku maupun pemodal Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih beroperasi di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” ujar Kapolres di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026).

Kapolres menjelaskan, kegiatan diawali dengan apel gabungan di Mapolres Pasaman Barat pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim untuk memberikan arahan serta analisa dan evaluasi (APP) kepada personel yang akan diterjunkan ke lapangan.


Setelah melakukan persiapan, tim bergerak menuju lokasi sasaran. Pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 00.15 WIB, personel gabungan tiba di Simpang Lolo, Jorong Sitabu, Nagari Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menembus kawasan hutan menuju titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI.


“Sekitar pukul 06.00 WIB, personel tiba di lokasi sasaran dan langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mendeteksi adanya aktivitas PETI,” jelas AKBP Agung Tribawanto.


Dari hasil penyisiran, petugas tidak menemukan aktivitas penambangan yang sedang berlangsung. Namun, tim menemukan sejumlah lubang bekas galian yang diduga merupakan lokasi tambang ilegal. 


Selain itu, petugas juga menemukan beberapa unit pondok semi permanen, box kayu, serta puluhan jerigen minyak yang diduga digunakan sebagai sarana penunjang aktivitas PETI.


Menurut Kapolres, tidak ditemukannya pelaku di lokasi diduga karena keberadaan petugas telah diketahui sebelumnya sehingga para pelaku memilih melarikan diri untuk menghindari penindakan aparat.


“Saat ini tim gabungan masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan pondok dan sejumlah peralatan yang ditemukan di lokasi patroli tersebut,” katanya.


Sebagai langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas tambang ilegal, petugas dilapangan langsung melakukan pemusnahan terhadap pondok semi permanen, box kayu, dan jeriken minyak yang ditemukan di lokasi dengan cara dibakar.


Kapolres menegaskan bahwa patroli dan penindakan terhadap aktivitas PETI akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Pasaman Barat dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari dampak kerusakan akibat pertambangan ilegal.


“Patroli rutin akan terus kami laksanakan sebagai bentuk penindakan tegas terhadap para pelaku maupun pemodal PETI, khususnya di wilayah hukum Polsek Gunung Tuleh dan wilayah hukum Polres Pasaman Barat secara umum,” tegasnya.


AKBP Agung Tribawanto juga kembali mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan emas ilegal. Selain melanggar hukum, kegiatan tersebut dinilai dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan ekosistem yang berdampak jangka panjang.


AKBP Agung turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi terkait aktivitas tambang emas ilegal yang masih berlangsung di Kabupaten Pasaman Barat.


“Kami telah membuka layanan pengaduan masyarakat terkait aktivitas tambang emas ilegal di Pasaman Barat. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan memberikan informasi kepada kepolisian sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan tambang ilegal yang berpotensi merusak ekosistem alam,” tutup Kapolres. 

(HumasResPasbar)

Senin, 01 Juni 2026

Pancasila sebagai pijakan kehidupan, ditlantas polda sumbar ajak masyarakat jaga nilai-nilai dasar negara pada hari lahirnya

 



HARIANJEJAK, Padang, (SUMBAR)|– Udara kota Padang terasa dipenuhi semangat kebangsaan yang mendalam pada hari Senin (1/6/2026), saat seluruh jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Lahir Pancasila yang bersejarah. Dalam suasana yang penuh kebanggaan dan penghormatan, pihak berwenang mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat Indonesia yang merayakan hari kelahiran falsafah dasar negara ini.

Kepala Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.R., S.I.K., M.N., menjadi sosok utama yang menyampaikan pesan penting dalam acara yang diadakan di halaman utama markas Ditlantas Polda Sumbar.

 Bersama dengan Wakil Kepala Direktorat Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Sumbar, AKBP Yudno Huntono, S.I.K., M.I.K., serta ratusan personel satuan lalu lintas dari berbagai tingkat, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila bukan hanya sekadar tulisan di buku pelajaran atau lambang yang terukir di berbagai tempat penting. Melainkan, ia adalah jiwa yang harus hidup dalam setiap tindakan dan keputusan kita sehari-hari,” ujar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam pidatonya. Ia menambahkan bahwa dalam konteks tugas menjaga ketertiban lalu lintas, nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, rasa keadilan, dan persatuan menjadi pondasi utama dalam melayani masyarakat.

Acara yang dimulai dengan upacara penghormatan terhadap lambang negara dan pembacaan teks Pancasila tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga nilai-nilai dasar negara.

 Antara lain, pemberian brosur edukatif tentang hubungan antara keselamatan lalu lintas dengan nilai-nilai Pancasila, serta dialog langsung dengan perwakilan masyarakat dari berbagai komunitas di Sumatera Barat.

AKBP Yudno Huntono dalam sambutannya menekankan bahwa peran masyarakat sangat krusial dalam menjaga keutuhan dan kelangsungan nilai-nilai Pancasila. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi antara aparatur kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat adalah kunci untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan yang kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini Ditlantas Polda Sumbar juga mengumumkan akan melaksanakan serangkaian program kerja selama satu bulan ke depan yang bertemakan “Pancasila dalam Gerakan Lalu Lintas Aman dan Lancar”. 

Program tersebut antara lain meliputi penyuluhan keselamatan lalu lintas yang disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila, peningkatan pengawasan di titik-titik rawan kemacetan dengan pendekatan yang penuh rasa empati, serta kerja sama dengan sekolah-sekolah untuk mengajarkan nilai-nilai kebangsaan bersamaan dengan pendidikan keselamatan berlalu lintas.

Perwakilan masyarakat dari komunitas pedagang Pasar Raya Padang, Hj. Siti Maryam, menyampaikan dukungannya terhadap gerakan yang digagas Ditlantas Polda Sumbar. 

“Kita sebagai masyarakat sangat mendukung upaya ini. Pancasila adalah jantung kita sebagai bangsa, jadi penting sekali untuk selalu mengingat dan menerapkannya dalam segala hal, termasuk dalam aktivitas kita di jalan raya,” ucapnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Wahid, serta penandatanganan piagam komitmen bersama untuk menjaga nilai-nilai Pancasila antara pihak Ditlantas Polda Sumbar dengan berbagai perwakilan elemen masyarakat yang hadir. 

Semangat kebangsaan yang terpancar dari acara ini menjadi bukti bahwa Hari Lahir Pancasila bukan hanya hari peringatan semata, melainkan momentum untuk memperkuat tali persaudaraan dan kesatuan bangsa Indonesia.

EditoR     (Tim) 


Minggu, 31 Mei 2026

Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto Ajak Masyarakat Rayakan Hari Pancasila!! Nilai-Nilai Pancasila Jadi Pondasi Bangun Pasaman Barat Lebih Maju!!

 


HARIANJEJAK, Pasaman Barat, (SUMBAR) |– Dalam suasana penuh kebanggaan dan semangat kebangsaan yang meriah, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama seluruh jajaran Petugas Juru Reserse (PJU) Tinggi dan para Kapolsek se-Kabupaten Pasaman Barat, mengucapkan selamat menyambut Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada hari Senen (1/6/2026).


Pada momen bersejarah ini, beliau secara khusus menghimbau seluruh personel kepolisian dan masyarakat luas untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai kompas utama dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk membangun wilayah Pasaman Barat yang lebih maju dan sejahtera.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila adalah momen yang sangat penting untuk mengingatkan kembali tentang makna dan peran falsafah dasar negara ini dalam kehidupan berbangsa, termasuk dalam perkembangan wilayah Pasaman Barat.


“Pancasila bukan hanya sekadar kata-kata yang kita ucapkan, tetapi merupakan jiwa yang menghidupi setiap langkah kita dalam menjaga keamanan dan membangun daerah kita yang tercinta,” tegasnya dengan penuh semangat.
“Di tengah keragaman suku, agama, dan budaya yang ada di Pasaman Barat, nilai-nilai Pancasila menjadi pijakan yang kokoh untuk memperkuat tali persatuan, menjaga keharmonisan, serta menggerakkan langkah menuju kemajuan bersama.”


Beliau juga menekankan bahwa sebagai pelindung masyarakat dan penjaga keamanan wilayah, Polres Pasaman Barat akan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga Pasaman Barat dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila – gotong royong, keadilan sosial, dan rasa cinta tanah air yang mendalam,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Agung Tribawanto juga mengajak seluruh personel Polres Pasaman Barat, para Kapolsek, PJU, serta masyarakat luas untuk tidak hanya merayakan Hari Lahir Pancasila sebagai acara tahunan semata, tetapi lebih dari itu – mengamalkan nilai-nilainya dalam setiap aspek kehidupan.


“Mari kita jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam berinteraksi dengan tetangga, dalam menjalankan usaha, dalam mengelola desa atau kelurahan, hingga dalam membangun hubungan antarumat beragama yang ada di wilayah kita,” ujarnya dengan nada yang penuh harapan.
Beliau menambahkan bahwa kebhinekaan yang menjadi ciri khas masyarakat Pasaman Barat adalah aset berharga yang harus terus dijaga dengan sepenuh hati.


“Pasaman Barat mampu berkembang karena kita memiliki kekuatan dalam keragaman – dan itu semua menjadi mungkin berkat Pancasila yang menjadi tali penyatu kita semua. Mari kita jadikan nilai-nilai ini sebagai landasan untuk membangun Pasaman Barat yang lebih maju, aman, dan makmur,” pungkasnya.


Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, seluruh jajaran Polres Pasaman Barat juga melaksanakan berbagai kegiatan yang memperkuat semangat kebangsaan, seperti penyuluhan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta pengamanan di berbagai titik strategis se-Kabupaten Pasaman Barat.


Tim juga melakukan kunjungan ke berbagai komunitas dan kelompok masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dan menyebarkan semangat cinta tanah air yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.


Kegiatan memperingati Hari Lahir Pancasila ini berlangsung dengan suasana yang penuh kebersamaan dan rasa cinta tanah air yang mendalam, dengan harapan bahwa nilai-nilai Pancasila akan terus hidup dan menjadi panduan bagi setiap langkah kemajuan Kabupaten Pasaman Barat dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.


 
#HariLahirPancasila | #Pancasila | #IndonesiaMaju#BhinekaTunggalIka | #KapolresPasamanBarat | #PolriUntukRakyat#PasamanBaratMaju | #HariPancasila2026 | #BhinnekaTunggalIka
Editor:   (Tim) 

Sabtu, 30 Mei 2026

Pesta-Sabu-di-Pondok-di Gerebek Anak Mantan Pejabat Pasbar di Ciduk Tim Opsnal Bersama Temanya

 


HARIANJEJAK,  Pasaman barat, (SUMBAR) |– Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, meringkus empat orang lelaki masing-masing berinisial SY (54), DH (48), AF (27), dan HD (34), yang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu-sabu.


Keempat pelaku tersebut diamankan tim Opsnal di Jorong Kampung Cubadak Nagari Lingkuang Aua Timur Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.


“Benar, para pelaku diamankan ketika selesai melakukan pesta sabu-sabu,” ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Resnarkoba Iptu Andhika, Sabtu (30/5/2026).
Dikatakan, pelaku diamankan berawal adanya informasi dari masyarakat terkait maraknya penyalahgunaan narkotika di daerah tersebut.


“Petugas merespon cepat laporan masyarakat, kemudian langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar lokasi,” katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengintaian, petugas mengarah kepada sebuah pondok, yang berada di Jorong Kampung Cubadak Nagari Lingkuang Aua Timur.


“Tim Opsnal langsung melakukan penggrebekan di pondok tersebut, dan mengamankan DH, AF, HD, serta menemukan alat hisap (bong) yang diduga usai berpesta sabu-sabu,” tuturnya.
Lanjutnya, petugas juga mengamankan seorang lelaki berinisial SY, yang datang dari sebuah rumah menuju pondok tersebut setelah petugas mengamankan tiga pelaku lainnya.


“Pondok tersebut diketahui milik pelaku SY, setelah itu petugas menemukan barang bukti berupa satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu,” ucapnya.
Dia menjelaskan, petugas melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh masyarakat setempat, ditemukan barang bukti berupa satu paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dengan plastik klip warna bening.


Selain itu, tiga buah mancis, tiga buah sendok sabu terbuat dari pipet plastik, empat buah pipet plastik, tiga buah jarum, dan satu set alat hisap sabu terbuat dari botol minuman mineral tutup biru yang masih terpasang kaca pirek di dalamnya terdapat sisa sabu-sabu.
“Barang bukti lainnya yaitu tiga unit handphone masing-masing merk Oppo A warna silver, Realme C21Y warna biru, iPhone 12 Pro Max warna gold,” jelasnya.


Ditambahkan, dari keempat pelaku yang diamankan, salah seorang berinisial HD merupakan anak mantan pejabat daerah di Kabupaten Pasaman Barat. Berdasarkan hasil tes urine, bahwa keempat pelaku tersebut positif menggunakan metamphetamine (sabu-sabu).
“Keempat pelaku beserta barang bukti sudah berada di Mapolres Pasaman Barat untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.


Secara terpisah, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja secara profesional, transparan, dan tidak pandang bulu dalam menangani kasus penyalahgunaan narkotika.


“Kita akan terus kawal proses hukum yang sedang berjalan ini, jika terbukti bersalah kita tindak sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.


(Red)

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi